Sabtu, Desember 03, 2011
Menitipkan Cinta Pada Tuhan
... Ketika mencintaimu, dan memintamu berkali-kali.
Madah doa bergumpal-gumpal tetapi takdir masih ingin bertaruh.
Barangkali aku harus melakukannya sekali lagi.
Bersabar meyakini dan menitipkan cinta pada Tuhan.
~ Thiya Renjana ~
03 Desember 2011 - 16:32PM
Rintik: Pangeran Hati
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 23.55
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar