Ah, barangkali Kinanthi benar. Mencintai seseorang yang layak dicintai namun tak pernah engkau miliki adalah neraka dunia. Parahnya, aku pernah merasa memilikimu dan karenanya aku pasti kehilanganmu. Sesungguhnya tak ada manusia yang benar-benar sanggup menghadapai kenyataan. Kita hanyalah berusaha kelihatan tegar, mencoba memindah-mindah titik, tapi tak pernah benar-benar memilih nasib. Jika tanpamu adalah senyatanya kepedihan, bukankah hal itu telah benar-benar kulakukan?
~ Bahauddin Amyasi ~
Selasa, Oktober 25, 2011
Neraka Dunia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar