Saat hanya ada gerimis
saat hanya ada rintik-rintik
gelap pekat senyap...
aku biarkan doa luruh berpadu di ulu jantung
Adakah malam bisa menyatukan diriku dengannya?
atau biarkan angin malam menyebut namanya
sebagai ganti pesona jahirnya
karena sama saja bagiku
melihatnya atau menatap purnama
...
~ Thiya Renjana ~
lagi ngawurr, sedikit melankolis, di salah satu sudut bumi. Sendiri, menikmati ritmis gerimis bertasbih... Bandung, 19032010/21:16 PM

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar