Jumat, November 06, 2009
Seputik Melati
Allah,
Penguasa hati yang menjadikan
kami lebur dalam ikatan suci.
Sekali kuseka air mataku,
Beberapa sengguk tertahan di dada.
Tak cukup keras.
Orang lain tak akan tahu
Seputik melati telah mekar
dan menyemai hatiku
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 19.16
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar