Saat ku sedang ingin tertawa
ia datang lagi dengan membawa luka
Tak mengapa sebenarnya
Bila saja bukan aku yang berikannya
Dahulu...
saat ia masih semayam di mataku
Jumat, November 06, 2009
Lukanya...
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 19.14
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar