
Di luar itu derap hujan
Rapat. Seperti pandanganku.
Tak deras.
Tak menggenang...
Sebentar reda sebentar menderai
: seperti rasaku
Galaukah? Damaikah?
Ada yang memberat di dalam sini
Yang seketika meneriakkan namamu
Takkah ia sampai ke ujung pendengaranmu?
...............
090307
Minggu, September 13, 2009
Takkah ia sampai?
Rintik: Purnama Kata
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 23.41
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar