Tak ada yang sanggup kutuliskan
selain semua tak jauh dari dentangmu.
Di ujung cinta,
kutulis kata-kata
Tapi lihatlah di sana
datang paripurna menyerbu.
Membawakan kita titik
Dan aku tak mau
Kau juga tak sudi
Lalu kita berlari
Terseok, terantuk fikir
Benarkah cinta ini harus di akhiri
Bukankah langit telah berjanji
Cinta kan terus abadi
Kini kurasa...
Tak ada yang dapat dipercaya
Semuanya menjelma pendusta
Kecuali...
Kau!
060307, 22:00
Minggu, September 13, 2009
Saat harus diakhiri
Rintik: Purnama Kata
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 23.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar