Pagi ini bungaku tampak segar dan indah
Dia senang karena banyak kumbang di sekelilingnya
Biarlah nanti aku cuma diam, melihat, dan berdoa untuknya.
Dia senang karena banyak kumbang di sekelilingnya
Biarlah nanti aku cuma diam, melihat, dan berdoa untuknya.
Kupikir jua ia adalah bunga akasia di taman istana
tapi rupanya baru kuketahui ia hanyalah ilalang kecil yang
tak ingin terlihat rapuh.
Genggam tangannya,
dan lihatlah betapa matanya menyimpan banyak asa...
tapi rupanya baru kuketahui ia hanyalah ilalang kecil yang
tak ingin terlihat rapuh.
Genggam tangannya,
dan lihatlah betapa matanya menyimpan banyak asa...
kuasah asaku untuk bunga yang tak dianggap
Meski di tengah jutaan rumput ilalang
kau tetap bunga dalam hatiku
Izinkan kumilikinya
Meski di tengah jutaan rumput ilalang
kau tetap bunga dalam hatiku
Izinkan kumilikinya

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar