Pasukan cinta berdiri di gerbang kerajaan hati yang suci
Hingga akhirnya dapat dimengerti, tak ada satu hembusanpun
dapat mengelabui akan keteguhan hati sang pendiri.
Satukanlah rasa
sandarkanlah hati
dalam menggapai impian abadi.
Selamat ber-Hari Raya
selamat menyambut mentari harapan di ufuk hati.
Pancarkanlah sinar ketulusan dan keikhlasan.
Allah bersama kita dalam setiap waktu....
Selasa, September 22, 2009
Hari Raya
Rintik: Purnama Kata
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 21.56
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar