... Menjelang dluha, ia membongkar sesuatu dari dalam laci.
Nama Bintang, si Kekasih Puisi.
Diejanya ulang,
dan kemudian ia menyimpannya lagi,
rapi.
21092011 - 07:00AM
Rabu, September 21, 2011
Sesuatu
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 22.32
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar