Sepucuk kenang terjatuh peluh
Ingati tentang dirimu yang
kembali hadir mengusik.
Kini untuk sekian kalinya aku memohon.
Tolong kembalikan hatiku
Yang kau curi lewat tatapmu...
~ Thiya Renjana ~
27 Nov 2006
Dan semesta baru mulai terbit di ufuk kerinduanku. Tempatku berbagi kata hati. Menulis dengan hati, membaca dengan hati. Hanya hati...
Rintik: Autograf 3
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 01.20
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
3 Jejak:
Indah bangetttttt ..
Boleh aku pinjam sajak ini ?, sebentar saja kok :)
boleh boleh...
Buat apa memamng? :P
hihihi, pertanyaan sangat umum.
buat apa yaaa ?, ada deehh :D
Posting Komentar