Hari ini, kau renggut aku dari keterasingan merawat sepi
Kau lalu pergi,
setelah hilang petualanganku menaklukkan mimpi
Memetik sepi dan menuainya dengan penaku
Potret-potret tua di dinding retak, gegap memaki
karena sukmaku kembali
dengan jari-jemari yang tetap membeku
~ Thiya Renjana ~
29122006, 14:05 WIB
Kau lalu pergi,
setelah hilang petualanganku menaklukkan mimpi
Memetik sepi dan menuainya dengan penaku
Potret-potret tua di dinding retak, gegap memaki
karena sukmaku kembali
dengan jari-jemari yang tetap membeku
~ Thiya Renjana ~
29122006, 14:05 WIB
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar