: every time I close my eyes and see your face
Jalan itu memang melelahkan untuk ditapaki
tapi aku malah berharap
jalan yang kutempuh tak berujung
Andai kupunya kau di setiap kelahiranku
Takkan kupinta hidup yang lain selain ini
Rabu, Januari 13, 2010
kupunya kau
Rintik: Nisfu Qolby
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 23.12
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar