Saat cinta ingin diakhiri
Saat rasa tak mampu lagi berdiri
Ingin usir dirimu dari dinding mimpi
Teguhkan diri, siksa hati
Pagi ini kugenggam pelangi
berjalan pada embun hutan bola menyala
Susuri ilalang basah...
Aku mengenangmu jelas melalui kedua bola mataku...

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar