Kuperhatikan laut,
Lalu ku berdoa agar ukhuwah kita tidak sepertinya,
Pasang dan surut silih berganti
Tidak juga seperti buih-buihnya yang rapuh dan tidak kekal,
Lalu ku berdoa lagi agar di antara kita seperti Sungai Nil,
Yang tetap mengalir hingga ke saat ini.
"...aku mendekat laut, dalam malam, mimpi dan angan jadi bertaut, Ya, Rabbi, adakah ukhuwah ini akan dapat terajut ? meski kenyataan, meski harapan, hilang berganti dalam angin pasang dan surut...." (Yusuf Wardiman)

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar