Tak ada lagi kisah yang bisa dikisahkan
Bukankah kisah kita sudah terlampau sembab bukan?
Tak ada lagi tangis merejam hati
Pun tak lagi ada tawa menghiasi hari
Ah, sudahlah...
Engkau sudah bukan lagi pribadi yang dikenali...
Dan semesta baru mulai terbit di ufuk kerinduanku. Tempatku berbagi kata hati. Menulis dengan hati, membaca dengan hati. Hanya hati...
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 00.41
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
3 Jejak:
itu lebih baik,jika bersamanya hanya membuat kuyup hatimu.
Begitu mudahkah kau tak mengenali pribadinya....!!!
lebih baik, dari pada mendapatimu terdampar pada keasingan baru setiap harinya...
Posting Komentar