Senja itu titik sela antara siang dan malam,
senja itu tipis jadi kudu cepat ambil keputusan,
senja itu suram kudu cepat bersih diri,
dan senja itu merah, berarti larangan...
Entah larangan apa, yang jelas sangat tergantung yang mengartikan...
Senjamu telah meracuniku.
Apakah ini akhir atau awal...

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar