Jika kata tak lagi bermakna,
maka hanya diam yang aku bisa,
jika langkah tak lagi bermata,
jika langkah tak lagi bermata,
maka langkah buta yang akan aku terjang,
Aku tak sanggup berpesan,
karena semua kalah oleh kesan,
Aku tak snggup berharap, semu...
Saat kau dengarkan kicauan burung,
Saat kau dengarkan kicauan burung,
itulah rindu kekasihmu
jika nanti ada hembusan angin,
jika nanti ada hembusan angin,
aku menitipkan satu pada desirnya.
Rinduku...

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
2 Jejak:
dandelion ya...
mungkin enak ya bisa terbang bebas seperti dandelion...
seperti impianku di http://rumahdanmimpi.blogspot.com/2009/08/rumah-impian-menikmati-pagi.html
indah,.....
Posting Komentar