... Entahlah, aku seperti suka melihatmu terluka.
Semakin tersenyum basa kukuliti luka-luka lama kita.
Sekarang kau tahu rasanya airmata, bukan?
~ Thiya Renjana ~
Bandung, 02 Juli 2011 - 12:26PM
Minggu, Juli 03, 2011
Suka Melihatmu Terluka
Rintik: Yang Selesai
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 03.50
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar