Seekor penyu samudera, berkunjung ke seekor kura-kura telaga. Begitu senang atas kedatangan itu, kura-kura telaga berenang-renang riang. Ia bercerita tentang segala habitat yang ada di situ. Tiba-tiba ia menyelam sedalam dua kaki ke dasar telaga dan segera ke permukaan lalu ia menyatakan, "hai teman, pernahkah kamu lihat air sedalam ini? Bagaimana dengan tempatmu?" Penyu samudera diam terhenyak, tak mampu ia menjelaskan.
"Temanku", heningnya, "suatu saat kau akan ku ajak. Di sana dirimu dapat berenang sepuasnya di dalamNya."
~ Jalaluddin Rumi ~

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar