…
Seandainya tanganku sanggup melukiskan apa yang ada di hatiku
Seandainya kata kata ini cukup untuk mengartikan rasa
Dan saat malam kuterjaga, berharap
Tuhan mempersatukan kita.
Kini,
izinkan aku melihat wajahmu dengan rasa cinta
izinkan aku mengenalmu dari hari ke hari
di sisa hidupku, di sisa hidupmu
Dan izinkan kulukis jiwaku melalui dirimu
taken from here

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar