Akulah cahaya mata yang hilang binarnya
Dengan derap-derap langkahnya membuta
Hanya si buruk rupa yang terlalu yakin pada khayalannya
Dan jika Allah tak kabulkan doaku,
kau tetap akan ada di hatiku...
Senin, Desember 14, 2009
Tetap di hatiku
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 19.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar