Hati adalah istana tersembunyi
Tak satu makhlukpun mampu mengunjungi
Hati tak punya isyarat apapun
Bahkan mata dan kata
Sedalam tempatnya pula,
Kubenamkan hati
kecuali hanya Dia Yang Maha Punya Hati
yang mampu menggerayangi
Hati kusimpan jauh
biar tak luka tak lepuh
hati kujaga
dalam bening danau air mata pada malam saat sepertiga...

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar