Temani bulan yang memanja
Langitpun bercanda
Anginpun hembuskan auramu
langkah bisu ikuti langkah jejakmu
Yang jauh mencarimu
Oh Dewiku
Kau bintang kejora yang bersinar
Yang terang tinggalmu di atas sana
Dan kurasa walau kau jauh di angkasa
Seakan kau ada dalam jiwa
Malamku yang sangat merindu
Pohon cemara melambai merayu
Benakku mengingatmu...
Mahadewi...
Bulan yang menyinari
Tak lelah yang selalu menerangi rasa
Sayap-sayapmu membawaku ke ujung waktu
Temukan cinta yang tak bisa musnah
Berikanlah kasih sayang yang kudambakan
Hidupku bahagia karena dirimu

“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar