
Sebelum matahari padam pijarnya,
sebelum gelap hilang pekatnya
Maka menyesat jauh pelengkap..
Datanglah rindu yang ingin datang.
Melamar kalut katamu.
Lalu aku ragu,
tak ingin jatuh hati pada gumammu...
Ah,tak mudah memang rindu kulupa.
Bila hati keranjang sampah
Dan namamu mendetak ke dalam senja
Jauh di pusara dada...
istana kecilku,170909_11:20PM
Kamis, September 17, 2009
Satu rindu
Rintik: Purnama Kata
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 19.23
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar