Persembahan teruntuk bunga hati
idaman gelora rindu
Menyambut sinar kedamaian.
Persembahan teruntuk ruh-ruh kegelisahan
menapaki titian jalan bercabang
Persembahan tiada arti
sekedar keresahan jiwa
sekedar perasaan hati
akan sebuah cinta
yang terus dikebiri
Persembahan teruntuk kekasih jiwa
kehampaan segala duka
keresahan segala cita
jadilah pengobat
jadilah penawar ragu
jadilah penopang asa
jadilah... semoga...
“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)
0 Jejak:
Posting Komentar