Malam Jum'ah...
Para jama'ah menyayat diri dengan doa,
sedangkan aku melakukan hal yang sama
dengan rindu sebagai sembilunya.
Malam ini tak berharap hujan, tapi di luar jendela rupanya menderas.
Kala dirimu memilih perempuan itu di perjalanan ini,
tiba-tiba tujuanku tak terbaca lagi.
Sementara desau angin menyapu waktu yang dijeda oleh diam.
Tulus aku mendoai kalian.
~ Thiya Renjana ~
Padmasana sunyi, malam jum'at hujan deras
26052011M - 08:27PM






“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)


0 Jejak:
Posting Komentar