Sabtu, April 09, 2011
Sajak Bebuku, episode enam
... Kita sedang menyusun buku.
Memilah mana diksi mana kenangan.
Apakah kau mengenaliku sebagai huruf yang menginginkan jilid?
Dari sisa-sisa pelarian dunia Juliette juga Nurbaya.
Dan baru ingat, bagaimana bila ini menjadi paragraf terakhir?
~ Thiya Renjana ~
Ruang kerja DPS Palasari, Bandung
09042011-12:30PM
Rintik: Aku dan Sajak
Gurat Sajak oleh Semesta Renjana kala 18.21
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||






“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)


0 Jejak:
Posting Komentar