Seperempat abad lamanya
tegak berdirinya hingga kini
panti rapih rumah nan bahagia
naungan putra pertiwi
orang sakit nan menderita
gering tiba,sehatlah pergi
berkat kegiatan usaha
beserta kesucian hati
Selama tegak dengan teguhnya
Besar jasanya hingga kini
Seluruh pengurus pegawainya
Ikhlas serta jujur pekerti
Sambil baring aku berdoa
Tuhan Allah Yang Maha Suci
Limpahkanlah berkat kurnia
Atas rumah bahagia ini
Moga kiranya terus nerjasa
Dulu, kini dan hari nanti
Untuk masyarakat Indonesia
yang tetap merdeka abadi
"Untuk masyarakat Indonesia yang tetap merdeka abadi"
~ Panglima besar Jendral Sudirman ~
Sajak yang dikarang oleh Jend.Sudirman sendiri saat beliau sedang dirawat di RS. Panti Rapih Yogyakarta karena menderita penyakit TB. Sajak ini merupakan wujud terima kasih beliau terhadap para pegawai di rumah sakit tersebut yang sudah merawatnya.
Sumber: Majalah Intisari






“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)


0 Jejak:
Posting Komentar