... Menyesap secangkir karikade hangat. Menikmati hujan.
Barangkali begini cara para Omruper dahulu, memilah-milah namamu dari masa lalu.
Kemudian bergegas memangkasnya habis dari kenangan.
14042011/04:08PM, ngeteh tengah hujan
~ Thiya Renjana ~






“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)


0 Jejak:
Posting Komentar