
Pagi.
Aku yang terbangun di antara sepi
Maukah kau temani untuk esok lagi dan lagi?
Aku tidak mau menemanimu hanya untuk sekedar esok lagi dan lagi
Karena aku ingin selalu menemanimu
Hingga tidurku tak berhias mimpi lagi
Bagai pagi tak berhias mentari
Dan aku akan menggenggammu erat-erat
Dengan dan dalam hati...
~ Thiya Renjana ~





“Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang yang dungu (sesat). Tidakkah engkau melihat bahwa mereka mengembara di setiap lembah, dan bahwa mereka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya) ? kecuali orang-orang (penyair) yang beriman dan berbuat kebajikan dan banyak mengingat Allah dan mendapatkan kemenangan setelah terdzalimi (karena menjawab puisi-puisi orang kafir). Dan orang-orang yang zalim kelak akan tahu ke tempat mana mereka akan kembali.” (QS. Asy-Syu’ara: 224-227)


0 Jejak:
Posting Komentar